Penandatanganan Konvensi Anti Bom Curah Amanat UUD45

Penandatanganan Konvensi Anti Bom Curah Amanat UUD45

- detikNews
Kamis, 04 Des 2008 17:39 WIB
Penandatanganan Konvensi Anti Bom Curah Amanat UUD45
Oslo - Penandatanganan itu adalah amanat Pembukaan UUD 1945 yang menuntut Indonesia ikut menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Β 
Selain itu partisipasi aktif Indonesia dalam perumusan Konvensi Anti Bom Curah (CCM) juga sejalan dengan tujuan dan prinsip Piagam PBB, demikian Korfungsi Pensosbud KBRI Oslo Febby Fahrani kepada detikcom (3/12/2008) seusai penandatanganan Konvensi Anti Bom Curah di Oslo, Norwegia.

Penandatanganan Konvensi Konvensi Anti Bom Curah yang berlangsung tiga hari (2-4/12/2008) dilakukan dalam signing conference yang dibuka secara resmi oleh Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg, diikuti wakil pemerintah dari 88 negara. Indonesia diwakili Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono.

Disebutkan bahwa partisipasi Indonesia didasarkan pada beberapa pertimbangan. Pertama, penggunaan bom curah di beberapa wilayah konflik telah menelan korban sipil tidak berdosa, khususnya wanita dan anak-anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, penggunaan bom curah sebelum dan pasca-konflik di beberapa kawasan, khususnya di Lebanon Selatan, dapat mengancam keselamatan anggota pasukan Indonesia yang terlibat dalam Operasi Pemeliharaan Perdamaian PBB (UNIFIL).

Ketiga, pelarangan dan penghancuran bom curah merupakan bagian dari upaya mencapai perlucutan senjata global terhadap senajata tak manusiawi dan tak pandang bulu (inhumane and indiscriminate weapons).

Kehadiran Menhan RI dalam konferensi penandatanganan Konvensi Anti Bom Curah merupakan simbol komitmen politik dan dukungan penuh Indonesia terhadap konvensi tersebut. (es/es)


Berita Terkait