Beredar Isu Sejumlah Kapolres akan Dicopot

Judi di Riau

Beredar Isu Sejumlah Kapolres akan Dicopot

- detikNews
Kamis, 04 Des 2008 15:53 WIB
Beredar Isu Sejumlah Kapolres akan Dicopot
Pekanbaru - Kasus judi di Riau memang membuat geger. Ini karena sejumlah jenderal diduga tersangkut dalam bisnis haram itu. Bola panas soal judi ini terus menggelinding di tubuh Polri. Sejumlah perwira yang diduga ikut kecipratan dana judi sudah dilakukan pemutasian besar-besaran di jajaran Polda Riau.

Tahap pertama, Kombes Moechgiarto yang belum genap setahun menjadi Kapoltabes Pekanbaru pun dicopot. Mabes Polri menyebut pencopotan itu masih terkait soal judi togel yang dikelala tersangka Acin. Selain Kapoltabes, pencopotan jabatan juga dilakukan di jajaranya, Kasat Reskrim, Kasat Intel. Pencopotan juga dilakukan terhadap perwira di Polda Riau. Mereka ini dipindah tugaskan ke Nusa Tenggara Timur.

Pil pahit ini, kabarnya akan kembali ditelan sejumlah Kapolres di Riau. Saat ini Mabes Polri tengah membidik sejumlah Kapolres yang turut terlibat dalam masalah judi. Kabarnya mutasi jilid dua dalam hal judi ini jauh lebih besar jumlahnya. Selain setingkat Kapolres juga akan melibatkan Wakapolres, Kasat Reskrim dan Kasat Intel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Isu mutasi ini sudah bergelinding di kalangan Polda Riau. Sejak penggerebekan judi ini, berbagai petinggi di Polda Riau mulai kasak-kusuk. Mereka mulai tidak nyaman, karena mereka tidak tahu lagi siapa kawan dan lawan di jajaran mereka sendiri.

Ketika masalah mutasi sejumlah Kapolres karena terlibat judi ini dikonfiormasi, Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli membantahnya. "Siapa yang bilang ada mutasi lagi. Atau kamu yang menandatangani surat mutasinya," kata Kabid Humas Polda Riau kepada detikcom, Kamis (4/12/2008) di Mapolda Riau, Jl Sudirman, Pekanbaru.

Namun sejumlah sumber detikcom di jajaran Polda Riau menyebut, situasi di Polda Riau kini tidak lagi harmonis. Berbagai perwira saling curiga satu sama lain. Mereka merasakan adanya oknum yang mencari muka terhadap puncuk pimpinan yang baru dengan mengorbankan teman.

"Nasib saya sendiri belum tahu bagaimana. Tak jelas lagi mana kawan mana lawan sekarang ini," ujar sumber terssebut.

(cha/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads