"Pak JK happy jika dipasangkan dengan SBY lagi," kata Akbar di sela-sela Seminar Kepemimpinan di The Ary Suta Centre, Jl Prapanca, Jakarta, Kamis (4/12/2008).
Menurut Akbar, sebagai partai besar seharusnya Golkar bisa mengusung capresnya sendiri. Dan mestinya sebagai Ketua Umum, JK bisa menentukan sikap siapa capres Golkar dari sekarang.
"Dia kan pengusaha, jadi mindset pengusaha dijadikan mindset politik. Jadi dia akan ambil apa pun yang menguntungkan dia," ujar mantan Ketua DPR ini.
Namun demikian, Akbar yang mengaku masih ingin ikut dalam Pilpres 2009, masih berharap kepada Golkar sebagai kendaraan politiknya.
"Saya tetap memposisikan diri melihat peluang melalui partai Golkar. Makanya saya terus mendorong konvensi," pungkasnya.
(lrn/nrl)











































