TNI AL Siap Halau Korban Lumpur Duduki Bandara Juanda

TNI AL Siap Halau Korban Lumpur Duduki Bandara Juanda

- detikNews
Rabu, 03 Des 2008 19:37 WIB
TNI AL Siap Halau Korban Lumpur Duduki Bandara Juanda
Surabaya - Jika benar ancaman korban lumpur menduduki Bandara Juanda menjadi kenyataan tentunya yang ikut terkena imbasnya adalah operasional TNI AL. Prajurit TNI AL siap menghalau massa agar tidak meneruskan niatnya.

Sebab di komplek Juanda ini masuk kawasan basis militer Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal). Dan seperti yang lalu-lalu ketika korban Lapindo demo di Aloha (gerbang menuju Juanda), TNI AL mengerahkan pasukannya.

"Kita akan semaksimal melawan, memblokade dan menghalangi supaya tidak masuk mendekati basis TNI Angkatan Laut yang ada di dekat Bandara Juanda," kata Kepala Penerangan Komando Armada Timur (Kadispen Koarmatim) TNI AL, Letkol TNI Tony Syaiful kepada detiksurabaya.com, Rabu (3/12/2008).

Pihaknya, kata Tony, berharap warga korban lumpur tidak meniru unjukrasa di Thailand yang telah melumpuhkan bandaranya. Sebab menurut dia aksi tersebut merugikan banyak orang. Menurut dia, bandara adalah simbol negara, simbol provinsi dan juga simbol perekonomian.

"Kami menghimbau warga jangan meniru seperti Thailand. Toh bukan hanya mereka yang menderita, warga TNI AL ada 600 orang di Porong juga menderita," ungkapnya.

Dia menambahkan jika massa yang turun ribuan orang mereka juga akan mengerahkan ribuan tentara untuk menghalangi aksi waga supaya tidak masuk dalam wilayah bandara.

Menurutnya runway (landasan pacu- red) dan juga lahan di kawasan bandara internasional tersebut adalah milik TNI AL. "4 ribu yang datang, kami kerahkan 20 ribu orang personel. Kami akan memaksimalkan untuk mencegah tidak masuk ke Juanda apapun alasannya," tandasnya.

Menurut dia banyak cara yang bisa dilakukan oleh warga korban lumpur untuk menyampaikan aspirasinya. Melalui bupati, gubernur ataupun DPRD hingga pemerintah pusat.

"Kita prihatin dan tahu penderitaan yang dialami mereka. Tapi melakukan aksi blokade juga bukan cara yang baik untuk menyampaikan keinginan," tegas dia.
(gik/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini