Sersan Mayor (Purn) Daulat Pardede (70), ditemukan tewas oleh cucunya, Niko, sekitar pukul 10.00 WIB. Korban terlentang di lantai kamarnya dengan tangan terikat kain serbet corak hitam putih papan catur dan leher terjerat kain sarung.
Saat ditemukan, mulut korban masih mengeluarkan darah segar. Korban yang selama ini tinggal sendirian di rumahnya, diperkirakan tewas enam jam sebelum ditemukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya curiga karena sudah dipanggil kuat, tapi opung tidak dengar. Mau masuk dari jendela, tidak bisa. Pintu depan kami dobrak," kata Niko.
Sementara tetangga korban, Sri Endah mengaku, mendengar suara gaduh dari rumah korban, Rabu dinihari sekitar pukul 1.00 WIB. Namun Sri tidak tahu apa yang terjadi di rumah korban.
"Tengah malam saya dengar ada ribut di rumah kakek itu. Tapi kami tidak tau ribut apa itu," kata Sri.
Guna pengusutan lebih lanjut, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pirngadi, Jl. HM Yamin Medan untuk diotopsi. Sementara kasusnya ditangani Poltabes Medan. (rul/djo)











































