Arifin Sihite, salah satu calon haji yang batal berangkat, mengaku sangat kecewa. Dia akan melaporkan biro perjalanan Hummairah dan Al Jazeerah ke polisi.
"Kita akan tuntut dia. Kita akan lapor polisi kalau kami benar-benar batal berangkat," kata Arifin saat berbincang dengan detikcom, Rabu (3/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, melalui biro perjalanan Hummairah, Arifin telah membayar Rp 59,5 juta. Arifin juga diwajibkan membayar biaya tambahan Rp 3 juta.
"Sempat juga diminta US$ 500 katanya untuk beli tiket supaya berangkat, tapi kami nggak kasih," ujarnya.
Arifin adalah jamaah paspor hijau, bukan coklat seperti yang disyaratkan pemerintah. Dia sudah 4 hari telantar di Bandara Soekarno-Hatta. (ken/nrl)











































