Teroris Bergantung pada Kokain Selama Serangan di Mumbai

Teroris Bergantung pada Kokain Selama Serangan di Mumbai

- detikNews
Rabu, 03 Des 2008 10:20 WIB
Teroris Bergantung pada Kokain Selama Serangan di Mumbai
Mumbai - Para teroris ternyata bergantung pada kokain saat melawan pasukan komando India dalam serangan teroris di Mumbai pekan lalu. Kokain dan obat-obatan lainnya digunakan oleh para teroris untuk bisa terus terjaga selama menghadapi pasukan India.

Dalam serangan pada Rabu, 26 November lalu, selama 60 jam para teroris bertahan di sejumlah lokasi yang dikepung pasukan India.

Para pelaku serangan tersebut juga menggunakan steroid untuk memperkuat ketahanan fisik mereka dalam serangan mematikan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menemukan suntikan berisi sisa-sisa kokain dan LSD yang ditinggalkan para teroris dan kemudian kami menemukan obat-obatan di dalam darah mereka," ujar seorang pejabat India seperti dilansir harian The Telegraph, Rabu (3/12/2008).

"Ada pula bukti-bukti steroid, yang tidak asing di kalangan teroris," imbuhnya. Dikatakan pejabat tersebut, temuan obat-obatan tersebut menjelaskan kenapa para teroris mampu menghadapi pasukan India selama lebih 50 jam tanpa makan atau tidur.

Bahkan salah seorang teroris menggunakan narkoba tersebut untuk tetap bisa melawan pasukan India meski dirinya mengalami luka-luka serius.

Narkoba umum digunakan di India, khususnya oleh para pekerja yang harus mengalami kurang tidur, seperti sopir truk dan penjaga keamanan. (ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads