SBY Hanya Percayai Polling yang Kredibel

SBY Hanya Percayai Polling yang Kredibel

- detikNews
Selasa, 02 Des 2008 19:30 WIB
Jakarta - Menjelang Pemilu 2009, banyak bermunculan lembaga-lembaga survei yang menyurvei popularitas calon presiden, calon wakil presiden, partai politik dan sebagainya. Tak jarang, banyak lembaga survei menjadi kaki tangan dari parpol tertentu untuk meningkatkan popularitas partainya. Presiden SBY menanggapi fenomena ini.

"Saya selalu menyimak polling yang reliable, kredibel, bukan yang dipesan pihak-pihak tertentu," ujar SBY saat memberikas sambutan kepada peserta kursus Lemhannas angkatan ke-42 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/12/2008).

Terakhir, lembaga survei Cirus menyebutkan Presiden SBY popularitasnya naik mengungguli para kandidat presiden lain seperti Megawati Soekarnoputri. Wapres Jusuf Kalla juga menjadi wapres favorit responden.

Menanggapi hal ini, presiden SBY mengaku tetap menyimaknya. "Kalau popularitas saya drop, saya hanya sekadar ingin tahu (apa penyebabnya). Karena dulu ada banjir, pesawat jatuh, kenaikan BBM," jelas SBY.

SBY juga mengaku tidak marah dengan polling-polling yang menyebut dirinya turun popularitasnya. "Kalau jelek saya terima, kalau baik ya bagus," imbuhnya.

SBY mengibaratkan, ada cermin yang benar dan ada juga cermin yang menipu. Namun jika cermin tersebut dianggap menipu jangan lantas cermin itu dipecahkan.

"Kadang kita di kaca kelihatan kurus, padahal kita gemuk," SBY mencontohkan.

Banyaknya lembaga survei ini, lanjut SBY, kadang disayangkan karena mereka tidak menggunakan data yang tepat. Sehingga yang dihasilkan pun tidak sesuai dengan fakta. "Banyak data-data yang tidak valid, sehingga hasilnya pun tidak benar," tandasnya.

(anw/nrl)


Berita Terkait