Berdasarkan Informasi yang dihimpun detikcom, banjir berasal dari jebolnya sebuah tanggul penampungan air milik PT Lana Harita, sebuah perusahaan penambangan yang berada disekitar pemukiman. Warga yang tengah berada di rumah dikejutkan oleh air yang datang begitu cepat menggenangi rumah mereka. Banjir tersebut juga menghayutkan perabotan rumah tangga warga.
"Saya lagi asyik nonton TV, kok datang banjir campur lumpur. Tingginya
banjir 1 meter Pak," kata salah seorang warga, Suwarto kepada detikcom, Selasa (2/11/2008).
Bahkan banjir tersebut sanggup menyeret sebuah mobil pickup hingga 50 meter. Peralatan elektronik milik warga juga berhamburan ke luar. Warga pun hanya bisa meratapi musibah tersebut.
"Nggak tahu lagi Pak mau bagaimana lagi," kata Jito,warga yang dinding rumahnya jebol pascahantaman arus banjir.
Setelah kejadian tersebut, petugas perusahaan tambang melakukan inventarisir kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir lumpur ini. (fiq/mok)











































