Yati mengaku masih menjalin komunikasi dengan eks suaminya, Daeng, melalui handphone penyidik maupun pengacaranya, Haposan Hutagalung.
"Mantan suami saya baik. Dia sering nelpon saya tanya kabar," kata Yati kepada detikcom di Mapolda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Selasa (2/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan yang suka merokok ini mengaku selalu dihantui perasaan bersalah lantaran telah memutilasi suaminya, Hendra alias Burung.
"Saya sering ingat dia. Kalau sudah ingat dia, saya suka mendoakan dia supaya diberikan kelapangan di alamnya," ujarnya sambil tersenyum tipis.
Yati menegaskan siap dengan hukuman apa pun yang bakal dijatuhkan kepadanya. "Saya kalau hukuman dunia tidak takut. Yang saya takutkan hanya hukuman di akhirat. Apa Tuhan akan mengampuni saya?," kata Yati dengan mata berkaca-kaca.
Bernyanyi
Yati suka bernyanyi untuk menghibur diri yang sedang lara di dalam penjara.
"Saya suka nyanyi di penjara," kata Yati sambil tersenyum.
Teman satu sel tidak merasa terganggu? "Enggak kalau cuma nyanyi. Tapi, kalau berantem mereka suka keganggu," sahut dia sambil menyeruput sisa kopinya.
Yati berbagi cerita seputar aktivitasnya di bui antara lain senam dan mengaji. "Saya juga suka ngaji buat taubat," kata Yati.
(mei/aan)










































