"Nanti kalau kita tidur dia (kapal Malaysia) datang," kata Wakil KSAL Laksamana Madya TNI Moekhlas Sidik di sela-sela acara olahraga dan menembak bersama wartawan di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (2/12/2008).
Menurut dia, anggaran yang dikurangi berpengaruh pada operasional TNI AL. Namun demikian, kata dia, TNI AL tetap akan memaksimalkan dana yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Moekhlas, TNI AL sudah membicarakan kerjasama untuk membangun dermaga di Blok Ambalat dengan Departemen Kelautan dan Perikanan serta Bakorkamla guna mencegah gesekan dengan Malaysia.
Selain di Blok Ambalat, lanjut dia, TNI AL terus melakukan patroli di beberapa wilayah perairan yang dianggap rawan, terutama di perbatasan dengan Filipina, Timor Leste dan Australia.
"Untuk Selat Malaka itu, kita mengadakan patroli rutin bersama Malaysia dan Singapura, namanya Malsindo. Thailand baru bergabung sejak 2008 kemarin," papar dia. (rdf/aan)










































