"Presiden telah memerintahkan kepada Kapolri, Panglima TNI juga kepada BIN akan segera ditindaklanjuti. Akan dilakukan kerjasama antara Polri dan TNI," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (2/12/2008).
Tindaklanjutnya yakni akan dilakukan gladi posko 1. Gladi posko 1 yakni latihan bersama dalam rangka melakukan pengamanan tanpa pasukan. "Jadi merupakan simulasi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sini yang dilibatkan tentu personel TNI dan Polri. Tetapi di sini tetap jelas Polri yang jadi penjurunya," imbuhnya.
Hal itu akan dilaksanakan bulan Desember 2008 dengan koordinasi pertama dilakukan di Mabes Polri. "Dalam waktu dekat kita mau melakukan koordinasi," tandasnya.
Menurut Abubakar, posko tersebut akan dibuka untuk umum. "Misalnya di Bandara Halim Perdanakusumah, ada aksi teroris. Kemudian kita lakukan pengamanan, kan ada yang nonton nggak mungkin kita pagari," jelasnya.
Abubakar mengatakan, dengan adanya kejadian di Thailand dan Mumbai, Indonesia harus waspada meski tidak ada indikasi kaitannya terorisme internasional masuk ke Indonesia.
"Tidak ada masalah. Tapi lebih bagus kita waspada daripada lengah," tegasnya. (gus/iy)










































