Polri Gandeng TNI Antisipasi Teroris RI Tiru Bom Mumbai

Polri Gandeng TNI Antisipasi Teroris RI Tiru Bom Mumbai

- detikNews
Selasa, 02 Des 2008 16:29 WIB
Polri Gandeng TNI Antisipasi Teroris RI Tiru Bom Mumbai
Jakarta - Aksi terorisme di Mumbai, India yang menewaskan lebih dari 180 orang menjadi pelajaran penting bagi Indonesia. Polri akan bekerjasama dengan TNI untuk menindaklanjuti instruksi Presiden SBY untuk memperketat keamanan RI.

"Presiden telah memerintahkan kepada Kapolri, Panglima TNI juga kepada BIN akan segera ditindaklanjuti. Akan dilakukan kerjasama antara Polri dan TNI," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (2/12/2008).

Tindaklanjutnya yakni akan dilakukan gladi posko 1. Gladi posko 1 yakni latihan bersama dalam rangka melakukan pengamanan tanpa pasukan. "Jadi merupakan simulasi," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, lanjut Abubakar, akan melakukan gladi posko 2 yakni gladi dengan pasukan di mana nanti seolah-olah terjadi kekacauan. Maka di situlah akan dilakukan penanganan terhadap kerusuhan tersebut. Apakah berkaitan dengan teror dan sebagainya.

"Di sini yang dilibatkan tentu personel TNI dan Polri. Tetapi di sini tetap jelas Polri yang jadi penjurunya," imbuhnya.

Hal itu akan dilaksanakan bulan Desember 2008 dengan koordinasi pertama dilakukan di Mabes Polri. "Dalam waktu dekat kita mau melakukan koordinasi," tandasnya.

Menurut Abubakar, posko tersebut akan dibuka untuk umum. "Misalnya di Bandara Halim Perdanakusumah, ada aksi teroris. Kemudian kita lakukan pengamanan, kan ada yang nonton nggak mungkin kita pagari," jelasnya.

Abubakar mengatakan, dengan adanya kejadian di Thailand dan Mumbai, Indonesia harus waspada meski tidak ada indikasi kaitannya terorisme internasional masuk ke Indonesia.

"Tidak ada masalah. Tapi lebih bagus kita waspada daripada lengah," tegasnya. (gus/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini