Direkonstruksi, Yati Nyaris Pingsan dan Menangis

Mutilasi di Bus Mayasari

Direkonstruksi, Yati Nyaris Pingsan dan Menangis

- detikNews
Selasa, 02 Des 2008 10:16 WIB
Direkonstruksi, Yati Nyaris Pingsan dan Menangis
Jakarta - Tersangka kasus mutilasi di bus Mayasari Bhakti, Sri Rumiyati alias Yati nyaris jatuh pingsan saat memulai rekonstruksi. Yati terus menangis ketika memperagakan tiap adegan memutilasi tubuh sang suami, Hendra.

Yati mulai melakukan rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP), Jalan Kota Bumi, Sepatan, Tangerang, Banten, Selasa (2/12/2008) pukul 09.20 WIB

"Jangan panggil dia ya supaya tidak sedih," imbau polisi kepada warga. Warga pun akhirnya tidak melontarkan teriakan yang menyudutkan Yati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yati yang mengenakan baju tahanan warna oranye kemudian berjalan menuju rumah kontrakannya. Saat menginjakkan kaki di pekarangan rumah, tubuh Yati terkulai lemas dan nyaris ambruk. Beruntung, seorang  polwan yang mengawalnya sigap menolong.

Yati terlihat menangis terisak-isak saat masuk ke dalam rumahnya. Di dalam rumah itulah, Yati mulai melakukan rekonstruksi.

Selang 5 menit kemudian, Yati keluar menuju rumah tetangganya, Endah, yang hanya berjarak 5 meter dari kediamannya.

Yati yang terus menangis itu tampak mengambil golok di rumah tetangganya. "Sudah kamu tenang saja," bujuk polisi kepada Yati.

Setelah mengambil golok, Yati lalu digiring ke dalam rumah untuk memperagakan adegan mutilasi terhadap Hendra alias Burung.

Dalam kesempatan terpisah, tetangga Yati, Endah, mengaku tidak tahu jika Yati meminjam golok.

"Golok itu biasa dipinjam tetangga saja. Jadi saya tinggal di luar rumah," kata Endah. (aan/iy)


Berita Terkait