Warga berjubelan di tempat kejadian perkara (TKP), Jalan Kota Bumi, Sepatan, Tangerang, Banten, Selasa (2/12/2008).
"Ingin saja nonton Yati," kata Neneng, tetangga Yati.
Sedikitnya 100 personel polisi dari Polda Metro Jaya tampak berjaga-jaga. Pengamanan ditambah oleh kekuatan dari Polsek Sepatan dan Polres Tangerang. Rekonstruksi juga dihadiri Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Muhammad Iriawan.
Alat peraga seperti boneka bertato yang telah dipreteli bagian tubuhnya, kasur serta batu telah disiapkan. Garis polisi tampak menghiasi lokasi yang berjarak 200 meter dari rumah kontrakan Yati nan sederhana.
"Saya siap rekonstruksi meski ini mengingatkan saya kembali," kata Yati yang terbalut baju tahanan warna oranye.
Yati masih menunggu di dalam mobil penyidik sejak pukul 09.00 WIB. Rekonstruksi belum digelar.
Korban mutilasi Yati adalah Hendra, suaminya sendiri, karena suka menyiksa dirinya. Kepala Hendra dibuang ke bagasi sebuah taksi. Sedangkan anggota badan Hendra yang bertato dibuang ke bus Mayasari Bhakti. (aan/nrl)











































