"Kalau Presiden sudah merasa cemas dengan keamanan negaranya, wajar pernyataan yang meminta aparat keamanan untuk waspada tersebut," ujar Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo melalui pesan singkatnya kepada detikcom, Senin (1/12/2008).
"Saya kira posisi TNI dan Polri serta aparat intelejen masih cukup solid dan cermat untuk melindungi masyarakat dan wilayah negaranya. Jadi saya kira Presiden tidak perlu terlalu cemas," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Tjahyo meminta pemerintah dan aparat bertindak tegas dalam menghadapi aksi terorisme semacam itu. Hal itu penting karena aksi terorisme akan menjadi ancaman bagi masyarakat dan negara. "Sikap siapa lawan siapa kawan harus diterapkan oleh aparat dan pemerintah terhadap siapapun yang mengancam masyarakat dan negara Indonesia," tandasnya. (nov/sho)











































