Massa yang terdiri dari berbagai unsur tersebut semula menggelar aksi di Bundaran Gladag, Senin (1/12/2008). Selanjutnya mereka menuju ke halaman Balaikota Surakarta yang henya berjarak sekitar 200 meter dari Gladag.
Peserta aksi berasal dari PSK, Waria, kalangan LSM pemerhati anak-anak dan perempuan serta mahasiswa. Mereka menyerukan kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat untuk mengubah pandangan terhadap para pengidap HIV/AIDS.
Seluruh warga juga diminta memberi perhatian serius terhadap penyebaran HIV/AIDS tanpa harus menjauhi para penderitanya. Solo saat ini menjadi kota ketiga terbesar di Jawa Tengah untuk jumlah warga yang terjangkit HIV, yaitu sekitar 190 orang.
Selain itu Pemerintah dituntut lebih intensif memberikan informasi tentang bahaya penyebaran HIV/AIDS serta upaya-upaya pencegahannya agar seluruh warga tidak salah dalam menyikapi para korban yang sudah terjangkit.
Selain menggelar orasi, para peserta aksi jugan membagi-bagikan selebaran kepada para pengguna jalan. Pakaian warna-warni yang sengaja dikenakan sejumlah waria juga menjadi tontonan tersendiri bagi warga. Ada juga poster-poster yang mengundang senyum simpul dari mereka.
(mbr/djo)











































