"Pokoknya kalau urusan perut terjamin," ujar Kepala Departemen Logistik KRI Sultan Iskandar Muda Lettu Friski di Pelabuhan Kolinlamil, Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (1/12/2008).
Friski menambahkan walau berada di luar negeri, menu kesukaan para pelaut ini tetap makanan Indonesia. Namun menu-menu ala Barat tetap dihidangkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 3 ruangan pendingin di kapal ini. Ruangan bersuhu -20 celcius untuk daging, 10 celcius untuk sayuran dan 8 celcius untuk minuman dan buah. Β
Untuk beras dan makanan lainnya ada gudang makanan. Stoknya berlimpah, dijamin prajurit tidak akan kelaparan.
Ruang makan pun tidak kalah dengan kapal pesiar. Jangankan kelas perwira, kelas bintara pun mantap.
"Pokoknya kalau urusan makanan tidak dibeda-bedakan," jelas Friski.
Seorang perwira menjelaskan konon untuk membangun dapur kapal saja biaya yang dirogoh cukup besar.
(rdf/nrl)











































