Pakistan Bantah Terlibat Serangan Teroris di Mumbai

Pakistan Bantah Terlibat Serangan Teroris di Mumbai

- detikNews
Senin, 01 Des 2008 12:04 WIB
Pakistan Bantah Terlibat Serangan Teroris di Mumbai
Karachi - Presiden Pakistan Asif Ali Zardari geram bukan kepalang. Bagaimana tidak, oleh sebagian kalangan, Pakistan dianggap terlibat dalam serangan teroris ke kota Mumbai pada hari Rabu (26/11/2008) yang menewaskan 195 orang dan melukai ratusan lainnya tersebut.

Zardari yang mendiang istrinya, Benazir Bhutto, tewas karena serangan militan tahun lalu mengingatkan bahwa ada "aktor-aktor lintas negara" yang bermain dan berpoPresiden Pakistan Asif Ali Zardari geram bukan kepalang. Bagaimana tidak, oleh sebagian kalangan, Pakistan dianggap terlibat dalam serangan teroris ke kota Mumbai pada hari Rabu (26/11/2008) yang menewaskan 195 orang dan melukai ratusan lainnya tersebut.tensi memperkeruh hubungan kedua negara (India dan Pakistan).

"Kalaupun para militan (pelaku serangan di Mumbai) tersebut berhubungan dengan Lashkar-e-Taiba, kami juga sedang melawan mereka," tegas Zardari dalam wawancara dengan Financial Times sebagaimana yang dilansir Reuters, Senin (1/12/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zardari mengajak India untuk bersama-sama membasmi terorisme dan bukannya saling menyalahkan. "Kejadian di Mumbai memberi tahu kita bahwa serangan oleh kaum militan serupa itu bisa saja muncul di kemudian hari. Kita harus berjalan bersama untuk mengatasi ancaman ini," jelas Zardari.

Para analis menduga, pelaku serangan teror di Mumbai tersebut adalah kelompokmilitan Lashkar-e-Taiba yang berbasis di wilayah Pakistan. Sebelumnya, Lashkar-e-Taiba pernah melakukan beberapa aksi teror di wilayah India. Pejabat berwenang India bahkan mengatakan bahwa sebagian besar, jika tidak seluruhnya, pelaku serangan di Mumbai berasal dari Pakistan.

Tak pelak, keadaan ini dapat memicu permusuhan antara India dan Pakistan, dua negara bertetangga yang hubungan antara keduanya kerap naik turun tersebut. (alf/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads