Pendemo Tolak Tinggalkan Bandara Bangkok, Massa Tandingan Datang

Pendemo Tolak Tinggalkan Bandara Bangkok, Massa Tandingan Datang

- detikNews
Senin, 01 Des 2008 10:36 WIB
Pendemo Tolak Tinggalkan Bandara Bangkok, Massa Tandingan Datang
Bangkok - Meski sudah berkali-kali diperingatkan polisi agar segera meninggalkan bandara, para demonstran antipemerintah di Thailand tetap bergeming. Menurut kantor berita Reuters, Senin (1/12/2008), para demonstran tidak menghiraukan perintah polisi agar segera keluar dari bandara.

Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD) yang menduduki dua buah bandara di Thailand, Suvarnabhumi dan Don Muang, memang memberi izin bagi sejumlah pesawat untuk bertolak dari bandara, namun izin itu hanya diberikan pada pesawat yang mengangkut turis yang terjebak.

Belum ada tanda-tanda kompromi dari pihak PAD menyangkut pendudukan bandara-bandara tersebut. Padahal, Minggu (30/11/2008) lalu polisi telah memerintahkan para demonstran agar segera meninggalkan bandara Suvarnabhumi dan Don Muang seraya mengancam para demonstran dengan hukuman penjara bagi mereka yang membandel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Situasi makin memanas setelah ribuan pendukung pemerintah Perdana Menteri Somchai Wongsawat juga tengah bergerak menuju ibukota Bangkok. Para pendukung pemerintah tersebut menamakan diri sebagai Aliansi Demokratis Melawan Kediktatoran (DAAD). Unjuk kekuatan dari kubu DAAD ini dikhawatirkan akan menimbulkan bentrokan dengan massa PAD.

Meski demikian, kekhawatiran tersebut tidak terbukti. Tidak ada bentrokan yang terjadi ketika massa DAAD berpapasan langsung dengan kumpulan demonstran dari PAD yang menduduki kantor perdana menteri. (alf/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads