"Tugas politik Supersemar sudah selesai, yang penting sekarang itu ialah, naskah asli sebagai dokumen sejarah," ujar Sejarahwan Universitas Indonesia (UI) Anhar Gonggong saat dihubungi detikcom, Minggu (30/11/2008).
Menurut Anhar, kontroversi adanya Supersemar sudah selesai karena benar
keberadaannya. Hal itu dibuktikan oleh pidato Presiden Soekarno yang terdapat di arsip nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Munculnya naskah Supersemar di internet ini menambah pekerjaan bagi sejarahwan untuk mencari kembali sumber naskah asli. Bagi Anhar, kini naskah asli Supersemar harus terus diselidiki karena itu merupakan dokumen penting bagi sejarah Indonesia.
"Saya tidak tahu apa maksudnya mereka mengedarkan hal itu, tapi sebagai dokumen sejarah, kita perlu mencari naskah aslinya, dan sayalah yang paling membutuhkan," imbuh Anhar.
(nwk/nwk)











































