Hal ini terungkap dalam acara Survei Politik Nasional & Prospek Calon Pemimpin Muda yang diselenggarakan oleh Cirus Surveyor Group di Hotel Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (30/11/2008).
68,50 Persen di antara 2.600 responden yang terjaring dalam survei yang dilakukan pada tanggal 3-10 November 2008 menginginkan tokoh muda muncul sebagai capres/cawapres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"52 Persen usia ideal presiden 50 tahun ke bawah. Usia wapres 60 persen bilang 50 tahun ke bawah," ujar Hasan.
Namun ketika dilakukan survei mengenai presiden yang akan dipilih, tokoh muda yang paling tinggi hanya memperoleh prosentase 2,12 persen, yaitu Hidayat Nur Wahid diposisi ke-8. Posisi itu di bawah para tokoh tua seperti SBY, Megawati, Sri Sultan HB X,Β Prabowo, Wiranto, Gus Dur dan Amien Rais.
Sementara untuk posisi wapres yang dipilih responden, tokoh muda yang menduduki posisi teratas diraih Andi Malarangeng ditempat ketiga dengan 9,36 persen dan HNW diposisi keempat dengan 7,28 persen.
Menurut Hasan faktor yang mempengaruhi masyarakat enggan memilih tokoh muda sebagai capres/cawapres adalah kriteria capres yang diinginkan.
"Ada empat kriteria yang dinilai oleh masyarkat dalam menentukan calon presiden/wakil presiden. Dan tokoh muda belum dapat memenuhi kriteria tersebut," kata Hasan.
Empat kriteria yang dimaksud adalah sifat pemimpin yang dibutuhkan masyarakat, kualitas pemimpin yang diinginkan, kemampuan pemimpin yang dibutuhkan dan latar belakang pemimpin yang cocok bagi Indonesia. (ddt/nwk)











































