Lapan Gelar Lomba Muatan Roket 2008

Lapan Gelar Lomba Muatan Roket 2008

- detikNews
Minggu, 30 Nov 2008 13:53 WIB
Lapan Gelar Lomba Muatan Roket 2008
Yogyakarta - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menggelar Lomba Muatan Roket 2008 di Pantai Pandansimo, Kabupaten Bantul. Sebanyak 27 peserta dari 18 perguruan tinggi berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut.

Lomba yang digelar di kawasan Pantai Pandan Simo atau di sebelah timur muara Kali Progo itu dimulai sejak pukul 08.00 WIB, Minggu (30/11/2008). Sekitar 5 ribu warga Bantul sejak pukul 06.30 berbondong-bondong menyaksikan lomba tersebut. Antrian panjang warga menggunakan mobil, sepeda motor, sepeda maupun berjalan kaki terlihat sejak 1,5 kilometer dari pintu masuk pantai.

Namun warga tidak bisa melihat dari jarak dekat. Warga hanya bisa melihat dari jarak 100-an meter. Sebab sekitar area peluncuran yang ada dipinggir pantai selatan seluas 4 ribu meter persegi telah ditutup dengan diberi tali pembatas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tujuan bila batang roket maupun muatannya terjatuh tidak membahayakan. Yang ada didalam area hanya peserta, panitia dan tamu undangan serta wartawan. Sebanyak lima buah roket diluncurkan secara bergantian. Saat roket berhasil mengudara penonton langsung bertepuk tangan.

Sebelum lomba dimulai LAPAN bersama tim diantaranya dari TNI AU meluncurkan lima buah Roket Uji Muatan (RUM). Kelima roket tersebut berhasil mengudara dan muatan berhasil turun menggunakan sebuah parasut kecil.

Roket yang diluncurkan dengan paralon panjang 70 cm berdiameter 6,5 cm, terbuat dari paralon. Sebanyak 40-an roket milik LAPAN dan peserta telah siap diluncurkan.

Ketua Panitia lomba, Momo Sadiyatmo disela-sela acara kepada wartawan mengatakan sebanyak 21 peserta dari 18 perguruan tinggi se-Indonesia mengikuti lomba yang akan digelar tiap tahun itu. Di Pantai Pandansimo pada tahun 2007 juga telah dilakukan ujicoba roket oleh LAPAN bekerjasama dengan UGM dan Pemkab Bantul.

Sebelum diadakan lomba kata Momo, panitia dari LAPAN telah melakukan sosialisasi di kampus-kampus. Lomba Muatan Roket bagi mahasiswa di Indonesia diikuti oleh mahasiswa bidang fisika, mesin, dan elektronika. Roket yang diluncurkan dirancang dengan sistem telemetri yang memuat sensor percepatan (akselerasi) dan tekanan udara.

Menurut dia, setiap peserta boleh memilih salah satu sensor atau keduanya. Setelah dilakukan prakualifikasi mulai dari uji persyaratan muatan dan fungsional alat, sebanyak 21 peserta dinyatakan lolos.

"Ke depan kita ingin mahasiswa Indonesia bisa mendiri dan menguasai teknologi kedirgataraan seperti ini sehingga tidak tergantung oleh luar," kata Momo.

(bgs/rdf)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads