"Para pembunuh yang menyerang minggu ini brutal dan penuh dengan kekerasan. Tapi teror tidak akan pernah menang. Rakyat India tidak akan mempan terhadap hal ini, mereka kuat," ungkap Bush di Gedung Putih, seperti dilansir Reuters, Minggu (29/11/2008).
Serangan yang dimulai pada Rabu malam tersebut menurut keterangan Departemen Luar Negeri AS menewaskan lima warga negara AS. Menyusul serangan tersebut, Pemerintah AS mengeluarkan travel warning ke India dan memperingatkan warganya agar meningkatkan kewaspadaan bila tengah berada di negara tersebut.
"Kami meninjau perkembangan terakhir dan juga berusaha keras untuk memastikan bahwa warga negara AS yang berada di India dalam keadaan aman," jelas Bush yang juga dikenal sebagai pelopor 'Perang Melawan Teror'.
"Kami menjanjikan bantuan dan dukungan penuh dari AS kepada India untuk menyelidiki serangan ini, untuk kemudian menyeret yang bersalah dan mempertahankan demokrasi," tambah Bush tak beberapa lama setelah mendarat di peristirahatannya di Camp David, dimana presiden AS tersebut melewatkan akhir pekan dan merayakan Thanksgiving.
(alf/iy)











































