"8 Orang sudah diidentifikasi dan mereka adalah warga Israel, beberapa diantaranya memegang kewarganegaraan ganda Amerika Serikat dan Irael," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Israel Yigal Palmor seperti dikutip AFP. Sabtu (29/11/2008).
Diketahui 8 orang tersebut tewas di pemukiman Israel. Dan 4 orang lainnya hingga kini belum diketahui keberadaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, mantan Kepala Intelijen Israel Mossad, Danny Yatom menyatakan penyerangan ini adalah bukti kelemahan intelijen India.
"Ini menjadi pelajaran penting bagi pihak keamanan India," kata Yatom,
Namun tegas-tegas pihak India melalu kedubesnya membantah kritikan ini. "Peristiwa ini perlu menjadi perhatian komunitas internasional untuk berkoordinasi melawan terorisme, bukan hanya India-Israel," jelas perwakilan pihak Kedubes Eli Belotsercovsky. (ndr/)











































