"Seperti Barrack Obama yang menjadi presiden kulit hitam pertama, saya obamanya Indonesia," kata Rizal dalam sambutannya di acara Mukernas Partai Bintang Reformasi (PBR) di Hotel Sahid, Sudirman, Jakarta, Sabtu (29/11/2008).
Dalam sambutannya yang berapi-api Rizal mengemukakan alasannya. "Sebagai non-jawa kita semua berhak menjadi presiden," tambahnya yang disambut tepuk tangan peserta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua itu buktinya. Tahun 2009 hal itu tidak akan terjadi lagi. Negara Indonesia akan menjadi negara yang besar," ucapnya.
Selain itu, dia meminta agar pemerintah SBY tidak terpengaruh omongan menteri yang disebutnya sebagai antek IMF, yang mengundang IMF kembali ke Indonesia.
"Karena 10 tahun yang lalu kondisi perekonomian Indonesia turun 13 persen karena IMF. Tapi perlu dicatat juga pemerintah saat ini memiliki kelebihan di bidang demokratisasi dan memerangi korupsi," tandasnya. (ndr/anw)











































