Jenazah Taslim ditemukan di Jalan Hasanuddin, Medan, Sabtu (29/11/2008) pukul 05.20 WIB.
Taslim mengakhiri hidup dengan menjerat lehernya menggunakan tali nilon warna hijau di batang pohon setinggi 2 meter. Di bawah pohon, ada kursi plastik dan sepasang sandal jepit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
baju kaos warna biru dan celana kain warna biru tua. Dari saku Taslim, juga ditemukan sepucuk surat bertuliskan "Unang mau mati, mau bakar, abunya mau dibuang ke laut."
"Saya sering lihat korban di rumah depan itu. Mungkin kerja di situ," kata Ucik, salah seorang warga di lokasi kejadian.
Warga sekitar lainnya mengatakan, Taslim tidak memiliki keluarga di Medan. Belum diketahui penyebab Taslim gantung diri. Namun, Taslim diduga kuat gantung diri lantaran masalah ekonomi.
Jenazah Taslim dibawa oleh personel Polsekta Medan ke RS Pirngadi, Medan.Barang bukti berupa tali nilon warna hijau, bangku plastik dan sandal jepit pun diamankan polisi. (rul/aan)











































