Ernawati Lolos dari Germo, Pulang Kampung ke Subang

Kasus Trafficking

Ernawati Lolos dari Germo, Pulang Kampung ke Subang

- detikNews
Sabtu, 29 Nov 2008 14:12 WIB
Pekanbaru - Ernawati (21) semula ingin mengadu nasib menjadi TKI di Taiwan. Ibu satu anak ini justru dipaksa menjadi perempuan seks komersial (PSK). Ernawati pun melarikan diri dari cengkraman sang germo.

Ernawati yang 10 hari bekerja di lokalisasi terbesar di Pekanbaru ini akan dikembalikan dari Pekanbaru ke Subang, Jawa Barat. Ernawati diselamatkan oleh perguruan pencak silat di Kelurahan Kulim, Pekanbaru.

"Kini korban akan kita kembalikan ke kampung halamannya di Jawa Barat," kata anggota DPRD Riau, Eddy Akhmad RM, kepada detikcom, Sabtu (29/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eddy menceritakan, perempuan berkulit sawo matang itu melarikan diri tanpa membawa barang-barang berharga miliknya. Eddy yang juga penyair muda Riau dan dijuluki "Presiden Pelacur" ini pun mencoba untuk menjembataninya. Barang milik Ernawati akhirnya bisa diambil.

"Saya berharap pelaku trafficking ini harus dijerat sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Eddy yang menjabat Sekretaris Umum Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK).

Dalam kesempatan itu, Ernawati bersedia membagi kisah sedihnya. Kejadian naas itu berawal saat Ernawati ditawarin salah seorang temannya di kampungnya untuk menjadi TKI di Taiwan.

Sebelum diberangkatkan ke Taiwan, Ernawati dijanjikan akan mengikuti pelatihan selama satu bulan di Pekanbaru. Ernawati serta merta menyambut tawaran itu dan meminta izin kepada suami, Santoso (30).

"Saya dibawa ke lokalisasi Teleju di Pekanbaru. Awalnya saya protes pada mereka karena tujuan saya ingin mengikuti pelatihan. Saya  dipaksa meladeni lelaki hidung belang. Tak tahan atas tekanan itu, saya pun melarikan diri," beber Ernawati yang mengaku sempat melayani tamu di lokalisasi itu.

Ernawati yang dijemput sang suami, Sutanto, akan meninggalkan Pekanbaru pada sore ini. (cha/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads