"Kedutaan Indonesia di India akan berusaha memulangkan anak saya dan teman-temannya 5 hari lagi," kata ayah salah satu WNI Ni Kadek Edi Dharmayanti, Wayan Sandat.
Hal itu disampaikan Sandat di rumahnya Banjar Anggar Asih, Desa Medahan, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (28/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandat mengatakan, anaknya yang syok setelah disandera teroris ingin segera pulang ke Bali. "Dia dan teman-temannya ingin cepat pulang. Mereka syok," tandasnya.
Dharmayanti dan 4 temannya bekerja di sebuah spa di Hotel Oberoi. Mereka berangkat ke India pada Januari 2008 dan akan pulang akhir Desember 2008. Namun pada Rabu 26 November terjadi aksi terorisme di hotel tempat kelimanya bekerja itu. (ken/gah)










































