"Saya stres tiba-tiba nggak jadi menikah. Undangan sudah disebar," kata Fitria di RSUD Koja, Jl Cijampea, Jakarta Utara, Jumat (28/11/2008).
Pernyataan pembatalan menikah itu diucapkan Rahmat, Kamis 27 November malam. Belum diketahui pasti alasan pembatalan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak ada pikiran apa-apa Mas. Tahunya ingin mati saja," kata warga Tugu Selatan ini.
Perlu 3 jam membujuk Fitria membatalkan niatnya. Pacar, keluarga dan satpam walikota bekerja keras untuk menyelamatkan Fitria.
Setelah lelah, Fitria lengah. Saat itu sekitar pukul 22.00 WIB, satpamย gedung langsung menarik gadis berkulit putih tersebut. Dia langsung pingsan dan dilarikan ke rumah sakit.
"Biar istirahat dulu," sergah ibu Fitria yang menemani anaknya. (Ari/nwk)











































