"Nggak masuk di akal, itu tidak normal. Tapi saya minta dikoreksi kembali," ujar Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI, Ahmad Husin Alaydrus di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (28/11/2008).
Ahmad meminta supaya Badan Pengawas Daerah (Bawasda) ikut memperhatikan kasus ini. Jika Bawasda tidak bisa menyelesaikan kasus ini, dia akan meminta Kejaksaan dan KPK untuk turun tangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau harga Rp 35 juta, di toko Rp 11 juta, sisanya ke mana?" tanya Ahmad.
Sebelumnya, dalam rapat pengesahan APBD 2009 yang telah ditetapkan pada Kamis, 26 November kemarin, telah dianggarkan pembelian beberapa barang untuk Pemprov DKI sebesar Rp 5,36 miliar. Satu laptop dihargai Rp 35 juta. Laptop ini akan diadakan 2 unit untuk Biro Kerjasama Daerah Pemprov DKI. (mok/iy)










































