Kalau tidak percaya, tengok saja Celebes Robot Contest 2008. Lewat ajang ini, para mahasiswa Makassar dari berbagai perguruan tinggi unjuk kebolehan mengutak-atik berbagai komponen elektrik menjadi sebuah robot.
Kontes adu jago membuat robot ini digelar Organisasi Kemahasiswaan Jurusan Elektro (OKJE) Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Ada 15 jenis robot yang diperlombakan, salah satunya Line-Follower. Jenis robot ini diikuti 4 kampus, yakni Unhas, Universitas Negeri Makassar (UNM), STIMIK Dipanegara Makassar, dan peserta tamu dari Politeknik Negeri Manado.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Robot yang bisa memasukkan tiga bola dengan waktu yang lebih cepat akan menjadi pemenang dan mendapat gelar 'Glory'. Lewat ajang ini kami ingin memasyarakatkan robotika di kawasan timur Indonesia," tutur Ambo kepada detikcom.
Hebatnya lagi, para peserta mengaku tidak bergantung pada kampus untuk mengikuti kontes tersebut. Tim Robotron dari UNM misalnya, mereka rela merogoh kocek sendiri sebesar Rp 3 juta guna membeli berbagai perlengkapan membuat robot. Mereka juga merakit robot di luar karena dilarang menginap di kampus.
"Kami sudah bicara soal dana dengan pejabat kampus, tapi mereka hanya bisa menjanji," tutur Muhammad Akil, ketua tim Robotron UNM.
Akil dan teman-temannya berharap tidak hanya berkiprah dalam kontes robot tingkat daerah ini saja. Mereka sangat menginginkan bisa mengikuti kontes robot Indonesia 2009 nanti. Top! (mna/djo)











































