"Pemerintah Indonesia meminta pihak penerbangan untuk mengganti biaya kompensasi penginapan, makanan, dan minuman. Pemerintah Indonesia juga mengupayakan kepulangan mereka kepada pemerintah Thailand," ujar Jubir Deplu Teuku Faizasyah dalam jumpa pers di Deplu, Jl Pejambon, Jakarta, Jumat (28/11/2008).
Faiza mengatakan, perwakilan RI sedang memantau WNI di Thailand yang berjumlah 600 orang. Seratus orang di antaranya yang terjebak saat kerusuhan di Thailand.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah, lanjut Faizasyah, tidak akan memberikan travel warning kepada WNI yang hendak ke Thailand. "Kita tidak akan membuat catatan bagi negara yang masih sahabat kita. Tetapi kita tetap bersandar pada penilaian perwakilan kita yang ada di sana tentang warga negara kita yang masih terjebak," imbuhnya.
Apakah akan diusahakan pesawat carter untuk kepulangan WNI?
"Sampai saat ini belum. Karena masih pada mengganti biaya kompensasi dari pihak penerbangan bagi warga negara kita," jawabnya. (gus/iy)










































