Misalnya saja kawasan bisnis di Jl Jenderal Ahmad Yani, Jl Gatot Subroto, Jl Dr Sutomo, Jl KH Hasan Basri serta Jl Pemuda. Aktivitas bisnis di kawasan tersebut lumpuh total karena hampir semua bangunan ruko dan kantor terendam air setinggi 50 cm.
''Toko kami tutup sejak Kamis (27/11/2008) kemarin,'' kata Suhartono,pemilik toko swalayan yang bersebelahan dengan Bank Bukopin di Jl Jenderal Ahmad Yani,Jumat (28/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
''Kalau dalam 3 hari belum surut, penutupan bandara kami lanjutkan,'' kata Kabag Tata Usaha Bandara Temindung Temindung Joni M Kirani kepada detikcom di kantornya.
Pantauan detikcom, akses menuju Bandara Temindung memang terendam air. Sementara ruang tunggu penumpang terendam banjir hingga 50 cm.Tampak 4 unit pesawat terparkir di apron bandara meski terendam banjir 30 cm. Genangan banjir juga hampir merendam seluruh landasan pacu.
Banjir sepaha orang dewasa juga merendam kantor Stasiun Meteorologi dan Geofisika yang bersebelahan dengan ruang tunggu penumpang Bandara Temindung. ''Ya mau tidak mau tujuan saya berangkat ke Berau batal,'' kata salah seorang calon penumpang. (djo/djo)










































