Aktivitas Bisnis Terganggu, Bandara Temindung Ditutup 3 Hari

Banjir Samarinda

Aktivitas Bisnis Terganggu, Bandara Temindung Ditutup 3 Hari

- detikNews
Jumat, 28 Nov 2008 13:40 WIB
Samarinda - Banjir yang melanda kota Samarinda, Kalimantan Timur, sejak beberapa hari lalu mulai mengganggu aktivitas perekonomian di kota tersebut. Sejumlah pertokoan dan perkantoran terpaksa tutup sementara.

Misalnya saja kawasan bisnis di Jl Jenderal Ahmad Yani, Jl Gatot Subroto, Jl Dr Sutomo, Jl KH Hasan Basri serta Jl Pemuda. Aktivitas bisnis di kawasan tersebut lumpuh total karena hampir semua bangunan ruko dan kantor terendam air setinggi 50 cm.

''Toko kami tutup sejak Kamis (27/11/2008) kemarin,'' kata Suhartono,pemilik toko swalayan yang bersebelahan dengan Bank Bukopin di Jl Jenderal Ahmad Yani,Jumat (28/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banjir bahkan telah menggangu aktivitas penerbangan di Bandara Temindung, Jl Pipit, Kelurahan Bandara, Kecamatan Samarinda Utara. Aktivitas penerbangan di bandara tersebut ditutup selama 3 hari mendatang. Akibatnya 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Temindung dari maskapai Kal star dan Aviastar dengan menggunakan pesawat jenis ATR-42 dan Cassa,dibatalkan.

''Kalau dalam 3 hari belum surut, penutupan bandara kami lanjutkan,'' kata Kabag Tata Usaha Bandara Temindung Temindung Joni M Kirani kepada detikcom di kantornya.

Pantauan detikcom, akses menuju Bandara Temindung memang terendam air. Sementara ruang tunggu penumpang terendam banjir hingga 50 cm.Tampak 4 unit pesawat terparkir di apron bandara meski terendam banjir 30 cm. Genangan banjir juga hampir merendam seluruh landasan pacu.

Banjir sepaha orang dewasa juga merendam kantor Stasiun Meteorologi dan Geofisika yang bersebelahan dengan ruang tunggu penumpang Bandara Temindung. ''Ya mau tidak mau tujuan saya berangkat ke Berau batal,'' kata salah seorang calon penumpang. (djo/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait