Intelijen Inggris Kecolongan

Mumbai Diguncang Serangan Teroris

Intelijen Inggris Kecolongan

- detikNews
Jumat, 28 Nov 2008 11:14 WIB
Intelijen Inggris Kecolongan
London - Rentetan serangan teroris mengguncang Mumbai, India. Serangan mematikan itu secara khusus menargetkan warga Inggris dan Amerika. Intelijen Inggris tak menduga akan terjadinya serangan berskala besar itu.

Badan intelijen Inggris sebelumnya tak mendapat peringatan apapun soal kemungkinan serangan teroris di Mumbai.

Seorang pejabat keamanan Inggris mengungkapkan, ancaman teror di India memang meningkat. Namun skala serangan yang terjadi Rabu, 26 November malam itu mengejutkan. Dan sebelumnya tak ada indikasi bahwa akan terjadi serangan besar-besaran yang menargetkan warga dari negara-negara Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami aktif memonitor plot-plot di Inggris dan luar negeri dan tak ada satupun yang mengindikasikan hal seperti ini akan terjadi," kata pejabat Inggris yang minta dirahasiakan identitasnya.

Inggris merupakan bekas penjajah India dan Pakistan. Inggris selama ini terus memonitor dengan seksama para tersangka teroris di kedua negeri itu. Di Inggris sendiri, lebih dari 2.000 tersangka teroris tengah dimonitor, dengan lusinan tersangka teroris lainnya terus diawasi di negara-negara lain.

Kelompok yang menamakan dirinya Deccan Mujahideen mengklaim bertanggung jawab atas serangan teroris di Mumbai tersebut. Nama kelompok tersebut belum pernah terdengar.

Sejumlah pakar terorisme menduga kelompok tersebut terkait jaringan teroris al Qaeda pimpinan Osama bin Laden. Sebab skala serangan sebesar Mumbai bisa dibilang mustahil dilakukan oleh kelompok yang selama ini tak pernah terdengar namanya. Demikian seperti diberitakan News.com.au, Jumat (28/11/2008).

"Kemungkinan ada kaitan dengan al Qaeda,' kata Nigel Inkster, direktur lembaga International Institute for Strategic Studies di London, Inggris.

"Secara logis, lebih mudah bagi al Qaeda melakukan aksinya di India daripada di AS dan Eropa," pungkasnya.

(ita/iy)


Berita Terkait