"Banyak pemilik modal yang datang ke sana, tapi itu di tingkat atas, saya nggak jelas. Memang ada keinginan untuk dibuat macam-macam," ujar sumber di kalangan GGTI ketika ditanya detikcom hendak difungsikan sebagai apa GGTI ke depan, Jumat (28/11/2008).
Para investor itu, imbuh sumber tadi, ingin mempertahankan bentuk bangunan itu yang seperti Garuda Pancasila raksasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, itu kembali kepada pemilik modal apakah ingin mempertahankan GGTI itu atau tidak. Siapa sih pemiliknya, apa masih Mbak Tutut atau sudah beralih tangan?
"Saya nggak bisa sebutkan. Kemungkinan masih, tapi detilnya saya nggak tahu," elaknya.
Kini, imbuh dia, setiap hari petugas di sana harus berjibaku dengan maling atau rampok yang mengincar setiap saat.
"Kalau melihat sekarang ancur-ancuran karena banyak kasus perampokan, pencurian dan sebagainya. Kita mempertahankan supaya nggak dijarah. Karena penjarahan di mana-mana, memang agak sulit kondisi sekarang," tandas dia.
(nwk/nrl)











































