"Kan ada teori harus melakukan manipulasi politik. Mengunggulkan yang baik-baik dari kita, mengubur habis yang jelek-jelek," ujar Ketum PAN SB menanggapi pertanyaan wartawan atas iklan PDIP usai jumpa pers di Rumah PAN, Jalan Warung Jati Barat Raya, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2008).
"Dalam politik itu biasa. Wajar saja dalam demokrasi seperti ini," imbuh dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya saja rakyat akan terdidik, benar atau nggak apa yang disampaikan PDIP itu," tuturnya. (nwk/asy)










































