"Cintai produksi dalam negeri. Lihat, teman-teman kita di sini memakai batik semua," ujar Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir (SB) sambil menunjuk jajaran pengurus DPP PAN saat jumpa pers di Rumah PAN, Jalan Warung Jati Barat Raya, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2008).
"Jangan lagi pakai produk asing. Teve-teve juga, jangan lagi menayangkan fashion show produk luar negeri," imbau dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Indonesia, SB melihat produk-produk luar negeri bertebaran, bahkan hingga buah meja seperti jeruk dan apel pun produk impor.
"Orang-orang Indonesia, boikot dong itu produk luar negeri," ujar dia.
Dia menjelaskan, Indonesia punya modal sumber daya, baik alam yang kaya maupun manusia yang berkualitas. Hal itu bisa menghasilkan output yang berkualitas pula. Jika produk-produk ini dibeli oleh warga sendiri, itu akan bisa menggerakkan ekonomi.
"Ciptakan pasar-pasar. Kalau di desa-desa banyak tanah-tanah kosong, itu bisa dipakai untuk pasar-pasar. Seperti pasar kambing di kampung, tak perlu dipajaki, tak perlu membayar," usul SB.
Hal itu juga bisa membuat Indonesia bersaing dalam perdagangan global. Dia juga mengajak agar warga Indonesia tak lagi berwisata ke luar negeri.
"Boleh ke luar kalau untuk belajar, bekerja atau tugas kenegaraan. Tapi jangan kalau ke Genting atau ke Pattaya, Indonesia punya segalanya," kata dia.
Menanggapi ajakan SB, salah satu wartawan dalam sesi tanya jawab bertanya tentang produk luar negeri yang dimilikinya. "Terkait imbauan yang tadi, saya kok melihat ada dua Alphard di bawah (halaman Rumah PAN) ya?" sindir wartawan itu.
"Dalam politik tidak semua pertanyaan harus dijawab kan?" elak SB disambut tawa para hadirin.
"Saya punya dua Alphard. Tadinya mau dibeli sama Totok Daryanto (Ketua Bappilu PAN). Dia sahamnya lagi jatuh, nggak jadi. Mau dibeli sama teman yang lain sama juga. Saya, Insya Allah jual 1 mobil saya," jawab SB.
Untuk pertemuan-pertemuan partai pun, tidak perlu dilakukan di hotel-hotel berbintang lagi, cukup di kantor DPP saja. "Kita harus merubah gaya hidup kita. Tadi saya sampaikan kita harus siap-siap pakai Kijang," jelas SB. (nwk/gah)










































