Anak yang bernama Jutawan (15) itu ditemukan warga tersangkut di lumpur Sungai Bendung sedalam 2 meter, Kamis (27/11/2008). Untuk mencari tahu kematian korban, jenazah sempat dibawa ke RS Moehammad Husin Palembang.
Ironinya, Jutawan terbawa arus dan meninggal dunia, setelah menolong dua temannya yang hanyut di sungai lantaran tidak dapat berenang.
Ceritanya, pada Rabu (26/11/2008) sore kemarin, 11 anak di kampung itu berenang di aliran Sungai Bendung yang tengah meluap dengan mempergunakan sebuah ban besar. Namun baru beberapa saat berenang, ban yang dipergunakan untuk berenang terbalik dan menghanyutkan mereka.
Ada dua anak yang tak dapat berenang dan hanyut, dan saat itulah Jutawan menolongnya. Dua temannya selamat, dia justru tak mampu melawan derasnya arus sungai tersebut. (/djo)











































