"Kami menganggap serangan teroris di Mumbai sebagai perang dan menangani situasi ini seperti keadaan darurat di masa perang," kata pejabat pemerintah, Sriprakash Jaiswal kepada para wartawan seperti dilansir The Times of India, Kamis (27/11/2008).
Dikatakan Jaiswal, semua tindakan yang diperlukan sedang dilakukan untuk menyelidiki insiden tersebut dan menangkap semua pelaku kejahatan keji itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan Jaiswal, Perdana Menteri (PM) India Manmohan Singh terus memonitor situasi sejak serangan teroris itu terjadi Rabu, 26 November malam waktu setempat.
Menurut Jaiswal, selain 200 pasukan komando Tentara Keamanan Nasional, pasukan Angkatan Laut dan Angkatan Darat juga dikerahkan di Mumbai.
"Penembakan di beberapa tempat masih berlangsung dan kami harap semuanya akan berakhir dengan cepat," tutur Jaiswal.
Sejauh ini serangkaian serangan teroris di Mumbai tersebut telah menewaskan setidaknya 101 orang. Sebanyak 300 orang lainnya luka-luka.
(ita/iy)










































