Namun apes, belum juga gedung itu diresmikan, sudah keburu tutup pada akhir 1998. "Belum sempat diresmikan, karena pembangunannya baru 80 persen," ujar Narto (nama samaran), seorang penjaga GTTI di Jl Narogong Km 23, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/11/2008) itu.
Akhir 1998, entah bagaimana, secara bertahap karyawan dirumahkan. Dahulu ada 400-an karyawan termasuk tenaga keamanan yang bekerja di areal seluas 44 hektar itu.
"Tenaga hotel saja dari NHI Bandung," imbuh Narto.
Karyawan dirumahkan berawal dari diputuskannya sambungan listrik dan air pada Agustus 1998. "Padahal waktu itu ada warga Amerika yang mau tinggal di wisma selama 1 bulan, tapi terpaksa ditolak," kenangnya.
Kini, Garuda Pancasila raksasa ini terbengkalai begitu saja. "Tinggal 40 petugas keamanan yang berjaga," tutup Narto.
(ndr/nrl)











































