"Kami ada tujuh orang di dalam Hotel Oberoi," kata pria yang mengidentifikasi dirinya sebagai Sahadullah kepada sebuah saluran berita.
"Kami ingin semua mujahidin yang ditahan di India dibebaskan dan baru setelah itu kami akan melepaskan orang-orang itu," imbuhnya seperti dilansir media The Times of India, Kamis (27/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suara letusan senjata beberapa kali masih terdengar di Hotel Taj seiring masuknya pasukan komando Angkatan Darat India ke hotel tersebut. Kobaran api dan asap juga terlihat di Hotel Taj.
Para petugas saat ini masih berupaya keras menyelamatkan sekitar 100 orang yang masih terjebak di dalam Hotel Taj dan Oberoi.
Kepolisian setempat memastikan para teroris melancarkan serangan di tujuh tempat: stasiun kereta super sibuk CST, Hotel Taj, Hotel Oberoi, bandar udara domestik Santa Cruz, Rumah Sakit Cama dan GT di dekat CST, Metro Adlabs multiplex dan Mazgaon Dockyard.
Kelompok "Deccan Mujahedeen" mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang dimulai pada Rabu, 26 November malam waktu setempat itu.
(ita/iy)











































