Belasan Anjing Liar Disuntik Mati

Bali Waspadai Rabies

Belasan Anjing Liar Disuntik Mati

- detikNews
Kamis, 27 Nov 2008 12:50 WIB
Belasan Anjing Liar Disuntik Mati
Denpasar - Pemerintah provinsi Bali berburu anjing liar yang diduga terjangkit rabies di desa Ungasan, Jimbaran, Badung. Belasan anjing terkulai lemas setelah suntik mati petugas.

Perburuan anjing liar dilakukan di banjar Giri Dharma, desa Ungasan, Kamis (27/11/2008). Di desa ini, empat orang meninggal setelah digigit anjing. Dua orang diantaranya dari banjar Giri Dharma, yaitu Ketut Wirata dan Kadek Artana.

Petugas yang berburu anjing liar terdiri dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Badung serta Provinsi Bali, Yayasan Yudisthira Swarga. Mereka menangkap beberapa anjing liarย  yang telah ditandai sebelumnya. Namun, beberapa warga juga bersedia menyerahkan anjing miliknya kepada petugas. Anjing yang berhasil ditangkap sebanyak 11 ekor, baik anjing liar maupun milik warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tergantung yang punya anjing, ada yang rela dan juga yang tidak memberikannya kepada petugas. Kalau tidak mau, kita sarankan memeriksakannya ke dokter," kata Kepala Dusun Giri Dharma Wayan Arka.

Setelah berhasil ditangkap dengan jaring, anjing liar tersebut disuntik mati oleh petugas dengan obat Xylazine, Ketamine, dan Lethabab. Setelah anjing tersebut mati, petugas mengambil sampel cairan otak untuk diperiksa di
laboratorium. "Anjing yang sudah mati kita kubur," kata Arka.

Arka menceritakan, warganya, Ketut Wirata digigit anjing liar pada malam hari hendak menuju toilet di halaman rumah. Dua bulan setelah digigit anjing, korban meninggal dunia. Petugas akan kembali memusnahkan anjing liar di dusun lain di desa Ungasan.

(gds/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads