Hal tersebut diungkapkan Kapolres Kabupaten Bekasi, AKBP Heri Wibowo, saat dihubungi wartawan, Kamis (27/11/2008).
"Alat kelamin korban disunat. Selain itu, saat tewas perut korban dalam keadaan kosong dan paru-parunya bersih," ujar Heri tanpa menjelaskan apakah yang dimaksud dengan paru-paru bersih tersebut. Apakah korban bukan perokok atau lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi belum ada hasilnya. Bagian tubuh korban yang hilang belum ditemukan," tutur Heri.
Mayat korban mutilasi ini ditemukan tersangkut di bagan (alat penangkap ikan) sekitar 0,5 mil dari bibir pantai Bendera, Rabu 26 November, oleh nelayan bernama Nedi. Mayat tersebut terbungkus tas koper besar merek Polo Super.
(djo/djo)











































