"Sejauh informasi yang diperoleh dari perwakilan kita di Mumbai, tidak ada WNI yang menjadi korban serangan bersenjata tersebut," ujar Jubir Deplu Teuku Faizasyah kepada detikcom, Kamis (27/11/2008).
Serangan yang terjadi pada Rabu malam (26/11/2008) tersebut terjadi di tujuh lokasi di Mumbai. Antara lain adalah stasiun kereta Mumbai serta Hotel Taj Mahal dan Hotel Trident Mumbai. Para teroris memberondongkan senapan otomatis mereka dengan brutal.
Kelompok Deccan Mujahidin mengklaim bertanggung jawab atas serangan berdarah ini. Mereka menjadikan orang asing sebagai targetnya, terutama warga negara AS dan Inggris. (rdf/nrl)











































