Seluruh Jamaah Haji Indonesia Tinggalkan Madinah

Laporan Haji

Seluruh Jamaah Haji Indonesia Tinggalkan Madinah

- detikNews
Kamis, 27 Nov 2008 06:13 WIB
Seluruh Jamaah Haji Indonesia Tinggalkan Madinah
Madinah - Puluhan ribu jamaah haji Indonesia tahap pertama yang menuju Kota Madinah Almunawwarah telah selesai menjalankan ibadah salat Arbain. Sepanjang hari Rabu ini semua jamaah yang tersisa yang tergabung dalam 10 kloter telah diangkut meninggalkan Madinah menuju Makkah untuk melanjutkan prosesi ibadah haji.

Pantauan wartawan detikcom dari Madinah, Muhammad Nur Hayid yang meninjau tempat miqot jamaah haji indonesia di dzulhulaifah (Bir Ali), bis-bis pengangkut jamaah terus berdatangan sejak pagi hari sampai sore.

Sementara informasi yang diambil dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daerah Kerja (Daker) Madinah hingga pukul 20.00 WAS (00.00 WIB) semua jamaah haji yang tersisa di Madinah sudah berangkat ke Makkah. Hanya tinggal 12 jamaah haji yang masih sakit yang tertinggal. Rencananya 12 jamaah hyang sakit itu akan dievakuasi ke Makkah pada hari Kamis (27/11/2008)

10 kloter jamaah haji yang terakhir berangkat ke Mekkah adalah kloter 40 SUB (Surabaya), 9 BDJ (Banda Aceh), 14 MES (Medan), 32 SOC (Solo), 11 PLM (Palembang), 39 SUB (Surabaya), 13 BTJ (Banda Aceh), 13 BTH (Batam), 11 PDG (Padang), dan 33 SOC (Solo). Ke-10 kloter tersebut akan langsung menempati maktab 58, 62, 57, 29, 2, 15, 9, 32, 17, dan 41 yang telah disediakan muassasah di Makkah.

147.407 Jamaah Tiba di Makkah


Data siskohat sampai pukul Hingga pukul 23.00 WAS, 377 kloter dari berbagai embarkasi sudah tiba di kota makkah. Dari 377 kloter itu sekitar 147.407 jamaah sudah menempati pemondokan yang telah disediakan.

Sementara itu, mengenai jamaah haji yang masih tertinggal akibat sakit, wakadaker bidang kesehatan Bermawi Sjahdjam berjanji akan segera menyusulkan jika kondisinya memungkinkan, "Evakuasi terhadap jamaah haji yang sakit akan terus kami lakukan, Rencananya besok ada 12 jamaah yang akan diantar ke makkah," kata Bermawi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, evakuasi jemaah sakit akan dilakukan hingga 5 Desember, karena BPHI Madinah akan tetap dijaga seorang dokter, dua perawat, seorang asisten apoteker, dan sebuah ambulans untuk menunggu jemaah yang sakit, sekaligus membantu jemaah haji BPIH Plus.

"Menjelang wukuf, kami akan melakukan sweeping jemaah sakit di beberapa rumah sakit, karena hal itu berkaitan dengan ibadah haji dari jemaah yang sedang sakit itu. Kalau memang dapat dirujuk, tentu akan dibawa ke Mekkah, tapi kalau tidak memungkinan, maka kami laporkan ke Kepala Daker untuk dilakukan badal (perwakilan) haji," pungkasnya. (yid/rdf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait