"Setiap tahun selalu terjadi kasus penipuan,pemerasan dan perampasan terhadap jemaah calon haji Indonesia. karena itu jamaah harus waspada dan hati-hati,"kata Zaenal pada wartawan di Daker Makkah, Rabu (26/11/2008).
Zaenal menghimbau kepada para jamaah haji yang akan melaksanakan ibadah di Masjidil Haram tidak membawa uang yang berlebihan. Hal ini karena meski sudah ditetapkan sebagai tanah suci, masih banyak manusia yang datang dengan berbagai tujuan, salah satunya untuk niat jahat.
Β
"Modus operandi para pelaku tindak kejahatan itu bisa dengan berpura-pura sebagai petugas yang menawarkan jasa membantu jamaah. karena itu, jangan mudah menerima tawaran dari seseorang yang menggunakan satu bahasa," pinta Zaenal.
Β
Data yang terkumpul di Daker Makkah, sampai saat ini telah terjadi lebih dari 10 kasus kehilangan uang di luar pemondokan yang dilaporan jamaah kepada Pelayanan Penyelesaian Kasus Daker Mekkah. Diyakini banyak jamaah yang juga kehilangan namun tidak melaporkan kasusnya.
Β
Sementara itu, sampai saat ini kantor Pelayanan Penyelesaian Kasus Daker Mekkah sudah mengamankan dua tersangka pelaku tindak kejahatan, diantaranya pengguna identitas palsu yang mengaku sebagai petugas. Keduanya merupakan warga negara Indonesia. (yid/rdf)










































