Pemerintah Thailand Tolak Adakan Pemilu

Pemerintah Thailand Tolak Adakan Pemilu

- detikNews
Kamis, 27 Nov 2008 01:30 WIB
Pemerintah Thailand Tolak Adakan Pemilu
Chiang Mai - Pemerintah Thailand menolak desakan militer untuk percepat pemilu. PM Thailand Somchai Wongsawat akan terus menjalankan tugasnya hingga masa pemerintahannya berakhir.

"Saya menenangkan orang dalam pemerintahan ini, dimana ini adalah pemerintahan yang sah yang datang dari pemilihan, dan akan berfungsi sampai akhir," ujar PM Thailand Somchai Wongsawat di Chiang Mai, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (26/11/2008).

Somchai mengatakan penentang anti pemerintah yang berdemo di bandara internasional dan kantor pemerintah Bangkok sedang mencoba meruntuhkan proses demokratis.

"Para demonstran sudah melanggar undang-undang, mereka telah menduduki kantor pemerintah dan bandara. Mereka sudah menghancurkan demokrasi dengan hukum rimba," ungkapnya.

Sebelumnya militer Thailand Militer mendesak agar pemerintah Thailand mundur dan segera menggelar pemilu. Militer mengaggap hal itu diperlukan untuk mengakhiri masa krisis poltik yang telah lama terjadi di negara gajah putih tersebut.

Sesaat setelah Somchai mendarat di Chiang Mai, seorang laki-laki tewas dalam bentrokan antara kelompok pendukung dan anti-pemerintah.

Pada Selasa 26 Oktober 2008 Sekitar 10.000 demonstran anti pemerintah mengepung kantor sementara perdana menteri Thailand di bekas bandara, dalam upaya terakhir mereka menghentikan kegiatan pemerintah.

(rdf/rdf)


Berita Terkait