Atasi Banjir, Selain BKT Pemprov DKI Bangun Waduk

Atasi Banjir, Selain BKT Pemprov DKI Bangun Waduk

- detikNews
Rabu, 26 Nov 2008 20:44 WIB
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta akan menggenjot pembangunan proyek banjir kanal timur (BKT) untuk menangani banjir di Jakarta. Pemrov juga berencana membangun sejumlah waduk.

Pembangunan proyek BKT sendiri saat ini masih terkendala masalah pembebasan lahan. Baru 71% lahan yang dibebaskan.

"29% memang masih bermasalah, tapi nantinya kami akan mengkonsinyasikan Rp 526 miliar pada pengadilan, hingga yang sengketa bisa berurusan langsung dengan pengadilan agar pembangunan bisa terus berlanjut," ujar Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo usai rapat mengenai penanggulangan banjir dan pembangunan rusunami bersawa Wapres Jusuf Kalla, di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (26/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foke juga mengatakan pembangunan banjir kanal timur bukan berarti Jakarta bebas banjir, karena menurutnya perlu dibangun sejumlah waduk. Diantaranya 2 sampai 3 waduk di sekitar Halim, Jakarta Timur.

Perlu juga dibangun sarana pengendalian banjir di Kelapa Gading, Sunter Timur dan Perorotan. Selain itu Foke juga berencana untuk melakukan saluran besar dan saluran kecil yang ada di Jakarta pada 2009 nanti.

"Terus terang, pengerukan tidak pernah dilakukan selama 30 tahun, mangkanya semua saluran besar hingga saluran kecil di Jakarta akan dikeruk. Dananya Pemrov DKI akan melakukan pinjaman pada bank dunia sebesar US$ 150 juta. Ini akan dimulai 2009," ujarnya.

Foke juga mengklarifikas kapal keruk dari Belanda yang disewa Pemprov DKI beberapa hari lalu. Menurutnya kapal tersebut digunakan untuk mengeruk sungai-sungai yang tidak bisa dijangkau oleh kapal-kapal besar.

"Jadi kita berdayakan untuk mengeruk sungai-sungai kecil," pungkasnya.

(rdf/rdf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini