Dokter Bernhard Moeller dan keluarganya diizinkan tetap tinggal di Australia karena mereka berkontribusi besar untuk komunitas mereka di Victoria, Australia.
"Dr Moeller memberikan jasa yang banyak dibutuhkan di daerah itu, keluarga tersebut telah berbaur dengan sangat baik dan mereka mendapatkan dukungan komunitas," kata Menteri Imigrasi Australia Chris Evans pada Senat setelah mengintervensi kasus ini secara pribadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Moeller pindah ke kota kecil Horsham, Victoria dua tahun lalu untuk mengisi kekosongan tenaga dokter di daerah itu. Pria itu kemudian mengajukan permohonan permanent residency namun ditolak oleh Departemen Imigrasi. Alasannya, putranya yang berusia 13 tahun, Lukas, menderita Down Syndrome sehingga dianggap berpotensi menjadi beban pada sistem kesehatan Australia.
Moeller pun menggugat penolakan itu. Namun Pengadilan Peninjauan Migrasi menguatkan penolakan tersebut. Buntutnya, publik pun memprotes keputusan itu.
Sampai akhirnya Evans turun tangan. Selaku Menteri Imigrasi, Evans mencabut putusan itu dan memutuskan Moeller dan keluarganya bisa terus tinggal di Australia setelah visa sementara mereka berakhir Maret 2010 mendatang.
Keputusan Evans ini disambut gembira Moeller dan keluarganya. "Kami beruntung dengan banyaknya dukungan yang kami dapat dari seluruh Australia," ujarnya.
Moeller tinggal di Horsham bersama istrinya, Isabella, putri mereka Sarah (21) serta kedua putra mereka: Felix (17) dan Lukas (13). (ita/nrl)










































