"Kami jadi takut. Tabungnya memang suka bocor. Kalau meledak lagi bagaimana," kata Imah (30), tetangga Yami di warga Jalan Alur Laut, RT 4 RW 9, Koja, Jakarta Utara, Rabu (26/11/2008).
Menurut dia, perasaan warga tidak nyaman sejak kompor minyak dipaksa diganti dengan kompor gas.
"Seringkali bunyi sstttt....dari tabung gas. Kami takut meledak," ujarnya.
Kekhawatiran Imah cukup beralasan sebab tabung gas meledak bukan pertama kali terjadi.
Selain kasus Yami, 5 orang sebelumnya mengalami luka bakar serius gara-gara ledakan tabung gas 3 kiloan di Cengkareng pada Minggu 12 November 2008.
Sehari sebelum peristiwa itu, bapak dan anak, Jaya Supena (60) - Munadi (32) yang menjadi korban. Warga Grogol Petamburan tersebut bahkan harus dirujuk ke RSCM saking seriusnya luka yang diperoleh.
"Kita jadi trauma. Kalau lihat sendiri pasti ngeri. Ledakannya kenceng, begitu ke lokasi, melihat Yami sudah luka bakar. Hampir semua tubuhnya gosong," kata Adi (41), tetangga Yami yang lain. (Ari/aan)











































